BICARALAMPUNG– Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur pada 2026 dengan fokus pada peningkatan konektivitas dan kualitas layanan publik. BMBK Lampung akan memperbaiki 62 ruas jalan provinsi yang tersebar di seluruh wilayah Lampung serta membangun 7 jembatan strategis dengan total anggaran mencapai Rp1,25 triliun.
Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan bahwa pembangunan ini menjadi prioritas untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Total anggaran yang disiapkan pada tahun 2026 sebesar Rp1,25 triliun. Anggaran ini diperuntukkan untuk perbaikan 62 ruas jalan provinsi dan pembangunan tujuh jembatan. Targetnya, kemantapan jalan meningkat dan aktivitas perekonomian masyarakat Lampung semakin lancar,” ujar Taufiqullah kepada Trabas.co, Rabu (7/1/2026).
Terkait mengenai apakah anggaran tersebut termasuk dana pinjaman Pemprov Lampung sebesar Rp1 triliun, Taufiqullah menegaskan bahwa program perbaikan jalan tetap berjalan menggunakan APBD murni.
“Anggaran yang sudah masuk APBD tetap kita jalankan. Tidak semestinya menunggu anggaran pinjaman. Namun kita optimistis dana pinjaman itu bisa cair tahun ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi kemantapan jalan provinsi lebih baik dari sebelumnya, dan pihaknya terus bekerja untuk meningkatkan kualitas tersebut.
Menurut Taufiqullah, pembangunan 62 ruas jalan dan 7 jembatan pada 2026 tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga upaya memperkuat ekonomi daerah. Akses jalan yang baik akan menjadi penunjang utama distribusi logistik, sektor pertanian, pariwisata, hingga UMKM.
“Kami berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Jalan yang baik adalah tulang punggung perekonomian Lampung. Semoga program ini memberi manfaat besar bagi semua wilayah,” ujarnya.
Program pembangunan infrastruktur ini menjadi salah satu fokus utama Pemprov Lampung tahun 2026 untuk memastikan layanan publik semakin baik dan pemerataan pembangunan di seluruh daerah tercapai,” tutup Taufiqullah. (*)
Tidak ada komentar