DPRD Lampung Dukung Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Soroti Peran Strategis Bakauheni

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Feb 2026 22:15 13 Redaksi

BICARALAMPUNG- Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar menghadiri Rapat Koordinasi Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriyah bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Selasa (17/2/2026).

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi ke Provinsi Lampung dalam rangka memastikan kesiapan penyelenggaraan transportasi menghadapi arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriyah.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah, Wali Kota Bandar Lampung, para kepala daerah kabupaten/kota, pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD sektor transportasi, serta para pemangku kepentingan terkait.

Dalam agenda rapat, Gubernur Lampung membuka kegiatan dengan pemaparan kondisi kesiapan daerah, yang dilanjutkan dengan penjelasan dari Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan jajaran kepolisian mengenai kesiapan sarana dan prasarana transportasi, termasuk skema pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

Dalam arahannya, Menteri Perhubungan menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan operator transportasi. Hal ini dinilai krusial untuk menjamin kelancaran, keselamatan, serta kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.

Perhatian khusus juga diarahkan pada pengaturan lalu lintas menuju simpul transportasi utama, terutama Pelabuhan Bakauheni yang menjadi pintu gerbang utama Pulau Sumatera dari Pulau Jawa.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar menegaskan dukungan legislatif terhadap langkah Pemerintah Provinsi Lampung dalam memastikan kesiapan angkutan Lebaran tahun ini.

“DPRD siap bersinergi melalui fungsi pengawasan guna mendukung kebijakan strategis di bidang transportasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa posisi Provinsi Lampung sangat strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera, sehingga kesiapan armada transportasi serta manajemen rekayasa lalu lintas harus direncanakan dan diimplementasikan secara optimal melalui koordinasi lintas sektor.

Rapat koordinasi ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan seluruh pihak terkait, sehingga pelaksanaan angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
xMenempel bawah