BICARALAMPUNG-Ketua DPRD Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri Ujian Terbuka Promosi Doktor Muhammad Firsada di Pascasarjana UIN Raden Intan Lampung, yang digelar di Ballroom kampus setempat, Kamis (12/02/2026).
Promosi doktor tersebut mengangkat disertasi berjudul “Strategi Internalisasi Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama dalam Pencegahan Radikalisme.” Penelitian ini menekankan pentingnya penguatan nilai kebangsaan dan moderasi beragama dalam menghadapi pengaruh ideologi transnasional yang berpotensi mengganggu ketahanan ideologi bangsa.
Kegiatan akademik tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Ny. Purnama Wulan Sari Mirza, unsur Forkopimda Provinsi Lampung, Ketua Tim Penguji Prof. Dr. H. Idrus Ruslan, Ketua DWP Provinsi Lampung, para kepala daerah kabupaten/kota, serta perwakilan aparat keamanan dan akademisi, termasuk dari Densus 88.
Dalam paparannya, Muhammad Firsada menegaskan bahwa upaya pencegahan radikalisme tidak dapat hanya mengandalkan pendekatan keamanan semata. Diperlukan strategi komprehensif melalui pendidikan, pembinaan sosial-keagamaan, serta kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat.
Penelitian tersebut menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitik melalui studi kepustakaan dan penelitian lapangan. Metode yang digunakan meliputi wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, serta observasi langsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan gerakan ideologis transnasional perlu dilakukan melalui pendekatan berbasis legitimasi sosial dan kultural (intermediary approach), dengan tahapan transformasi, transaksi, hingga transinternalisasi nilai dalam kehidupan masyarakat.
Selain itu, moderasi beragama ditegaskan sebagai instrumen strategis dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya harmonisasi nilai kebangsaan dan kearifan lokal dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar menyampaikan apresiasi atas capaian akademik tersebut. Ia menilai disertasi yang diangkat memiliki relevansi kuat dengan kondisi sosial saat ini, khususnya dalam upaya pencegahan radikalisme dan terorisme.
“Disertasi ini sangat relevan karena membahas moderasi beragama dan pencegahan radikalisme. Kami berharap kajian ini dapat menjadi referensi dalam mendorong upaya bersama menekan penyebaran paham radikal di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Muhammad Firsada atas capaian gelar doktor yang diraih, seraya berharap ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.
Kehadiran pimpinan DPRD dan Gubernur Lampung dalam kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif dalam mendukung penguatan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperkokoh nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama di Provinsi Lampung.
Tidak ada komentar