DPRD Lampung Dukung Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Dorong Ketahanan Pangan dan Nilai Tambah Peternakan

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Feb 2026 23:48 15 Redaksi

BICARALAMPUNG– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program hilirisasi ayam terintegrasi sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah sektor peternakan di daerah.

Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi yang digelar di Kebun Trikora PTPN I Regional 7, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan serentak di sejumlah provinsi di Indonesia.

Ketua DPRD Provinsi Lampung diwakili Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, hadir bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan yang mewakili Gubernur Lampung. Turut hadir pula perwakilan Kementerian Pertanian serta manajemen PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I).

Baca Juga :  Ketua DPRD Lampung Buka Kejuaraan Tinju Amatir 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi

Dalam keterangannya, Ahmad Basuki menegaskan bahwa DPRD memandang program hilirisasi ayam terintegrasi sebagai langkah konkret dalam mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis sektor riil, khususnya peternakan.

“Lampung tidak boleh hanya menjadi daerah produsen. Melalui hilirisasi, kita ingin memastikan adanya peningkatan nilai tambah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, khususnya para peternak,” ujarnya.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Lampung Bahas Optimalisasi CSR Pelindo dalam Pembangunan Infrastruktur

Ia juga menekankan bahwa DPRD melalui Komisi II akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, keberhasilan program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan serta memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat secara berkelanjutan.

Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Provinsi Lampung sendiri diarahkan pada penguatan ekosistem peternakan dari hulu hingga hilir, mulai dari pembibitan, penyediaan pakan ternak, pengolahan hasil peternakan, hingga sistem distribusi yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk.

Baca Juga :  Jembatan Era 80-an Tumbang, Supriadi Hamzah Siap Kawal Pembangunan Permanen

Sementara itu, perwakilan Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa Lampung memiliki potensi strategis sebagai salah satu sentra pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di tingkat regional. Dukungan serupa juga disampaikan oleh PTPN I yang berkomitmen mengembangkan industri peternakan terpadu yang berkelanjutan.

Menutup kegiatan, Ahmad Basuki kembali menegaskan komitmen DPRD untuk terus mengawal implementasi program tersebut agar selaras dengan arah pembangunan daerah.

“Program ini harus memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi sektor industri, tetapi juga bagi masyarakat luas, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah,” tegasnya.(*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
xMenempel bawah