Komisi III DPRD Bandar Lampung Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Cegah Banjir, Dimulai Mencintai Lingkungan dan Tidak Membuang Sampah Dialiran Sungai

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Mar 2026 21:58 6 Redaksi

BICARALAMPUNG– Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung Dedi Yuginta, mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan guna mencegah terjadinya banjir yang kerab melanda sejumlah wilayah di kota tapis berseri ini.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan (PIP-WK) yang digelar di wilayah Kota Baru, Kecamatan Tanjung Karang Timur pada, Sabtu (7/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut,  anggota Fraksi PDI-P ini menyinggung peristiwa banjir yang terjadi di berbagai titik di Kota Bandar Lampung. Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga lingkungan masing-masing, termasuk tidak membuang sampah sembarangan serta tetap mempertahankan pohon yang ada di sekitar rumah.

“Kemarin banjir terjadi di mana-mana. Mari kita jaga lingkungan kita masing-masing. Jangan buang sampah sembarangan. Pohon yang ada di rumah juga jangan ditebang karena itu berfungsi sebagai resapan air,” ujarnya.

Menurut Dedi, banjir yang terjadi kali ini merupakan salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Ia bahkan mengaku rumahnya yang telah ditempati selama 15 tahun baru pertama kali terdampak banjir.

“Selama saya tinggal di rumah itu sekitar 15 tahun, baru kemarin air masuk sekitar 10 sentimeter ke dalam rumah. Itu belum pernah terjadi sebelumnya, dan kemarin juga sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.

Ia menegaskan bahwa persoalan banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat. Upaya pemerintah dalam melakukan pencegahan, menurutnya, akan sia-sia apabila masyarakat tidak ikut menjaga lingkungan.

“Walaupun pemerintah berupaya mencegah, kalau masyarakat masih membuang sampah sembarangan yang menyebabkan drainase tersumbat, tentu akan sulit mengatasi banjir,” jelasnya.

Dedi juga menjelaskan bahwa sebagai anggota legislatif, pihaknya memiliki tiga tugas utama, yakni membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melakukan pengawasan, serta membuat peraturan.

Ia mengaku selama ini cukup vokal dalam menyuarakan persoalan banjir, khususnya di Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung.

“Tugas dewan itu ada tiga, pembahasan APBD, pengawasan, dan membuat aturan. Saya ini di dewan termasuk yang paling sering bicara soal banjir. Teman-teman di Komisi III tahu itu. Setiap tahun saya juga meminta agar anggaran penanggulangan banjir ditambah supaya penanganannya bisa lebih cepat, tepat, dan tidak terus berulang,” tandasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA