Anggota DPRD Bandar Lampung Tidur Saat Gubernur Sampaikan Sambutan Paripurna Istimewa Hut Bandar Lampung

waktu baca 3 menit
Rabu, 17 Jun 2026 12:49 14 Redaksi

BICARALAMPUNG– Rapat Paripurna DPRD Kota Bandar Lampung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung yang digelar pada Rabu (17/6/2026), menyisakan sejumlah catatan yang menjadi perhatian publik.

 

Momentum perayaan hari jadi ibu kota Provinsi Lampung tersebut, suasana rapat sempat diwarnai pemandangan yang menuai sorotan, mulai dari anggota dewan yang tertidur hingga sejumlah kursi legislatif yang tampak kosong sepanjang acara berlangsung.

 

Rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kota Bandar Lampung itu menjadi agenda penting dalam rangkaian peringatan HUT Kota Bandar Lampung.

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para anggota DPRD Kota Bandar Lampung.

 

Kehadiran Gubernur Lampung dalam rapat paripurna kali ini menjadi perhatian tersendiri. Pasalnya, untuk pertama kalinya dalam peringatan HUT Kota Bandar Lampung, gubernur hadir secara langsung dan memberikan sambutan di hadapan peserta sidang.

 

Kehadiran tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan sekaligus komitmen memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

 

Saat Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan pidato yang berisi refleksi perjalanan pembangunan Kota Bandar Lampung serta harapan bagi kemajuan daerah di masa mendatang, mayoritas peserta rapat tampak mengikuti jalannya acara dengan khidmat.

 

Namun di tengah berlangsungnya sambutan gubernur, perhatian sejumlah peserta sempat tertuju kepada salah seorang anggota DPRD yang terlihat tertidur di kursinya.

 

Anggota DPRD tersebut diketahui merupakan Indra Feriza dari Fraksi Golkar. Momen tersebut terjadi ketika gubernur masih menyampaikan pidatonya di hadapan peserta rapat paripurna.

 

Kondisi itu pun menjadi sorotan karena berlangsung dalam agenda resmi yang memiliki nilai simbolis tinggi bagi perjalanan pemerintahan dan pembangunan Kota Bandar Lampung.

 

Tidak hanya itu, suasana rapat paripurna juga diwarnai rendahnya tingkat kehadiran sejumlah anggota legislatif. Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat sedikitnya tujuh kursi anggota DPRD yang tidak terisi sejak acara dimulai hingga selesai.

 

Padahal, DPRD Kota Bandar Lampung memiliki total 50 anggota yang secara kelembagaan menjadi representasi masyarakat dari berbagai daerah pemilihan di Kota Tapis Berseri.

 

Kosongnya sejumlah kursi dalam agenda penting tersebut memunculkan pertanyaan mengenai tingkat kedisiplinan dan komitmen sebagian anggota dewan dalam menghadiri kegiatan resmi daerah.

 

Terlebih, rapat paripurna peringatan HUT Kota Bandar Lampung bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum evaluasi sekaligus refleksi terhadap capaian pembangunan yang telah diraih serta berbagai tantangan yang masih harus diselesaikan ke depan.

 

Peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung tahun ini sejatinya menjadi kesempatan bagi seluruh unsur pemerintahan untuk menunjukkan komitmen bersama dalam membangun daerah.

 

Dengan tema pembangunan dan penguatan kolaborasi antarlembaga, peringatan hari jadi kota diharapkan mampu memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.

 

Di sisi lain, kehadiran langsung Gubernur Lampung dalam forum tersebut juga memberikan pesan penting mengenai perlunya harmonisasi hubungan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota.

 

Dukungan lintas pemerintahan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di Kota Bandar Lampung. (*)

LAINNYA